SMAK Giovanni Kupang – Dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan, OSIS SMA Katolik Giovanni Kupang melalui Departemen Kualitas Jasmani, Kesehatan, dan Gizi menyelenggarakan sosialisasi tentang bahaya penggunaan bahan pengawet bagi kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Maret 2026 di lapangan tengah sekolah dan diikuti oleh seluruh warga SMA Katolik Giovanni Kupang.
Untuk memperkuat materi yang disampaikan, OSIS menghadirkan petugas dari Puskesmas Kupang Kota sebagai narasumber. Kehadiran tenaga kesehatan tersebut memberikan kesempatan kepada para siswa untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai penggunaan bahan pengawet dalam makanan serta dampaknya terhadap kesehatan apabila digunakan secara berlebihan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Selain menyampaikan materi, narasumber juga membuka sesi diskusi interaktif yang memungkinkan siswa bertanya secara langsung mengenai berbagai jenis bahan pengawet yang sering ditemukan dalam makanan sehari-hari.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa bahan pengawet tidak selalu berbahaya apabila digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain bahan pengawet alami, terdapat pula bahan pengawet buatan yang diizinkan penggunaannya dalam batas tertentu. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan sehingga perlu adanya pemahaman yang baik dalam memilih dan mengonsumsi makanan.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin bijak dalam memilih makanan dan memahami pentingnya membatasi konsumsi produk yang mengandung bahan pengawet secara berlebihan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen OSIS SMA Katolik Giovanni Kupang dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat serta membangun kesadaran hidup sehat sejak usia sekolah.
Sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi seluruh peserta sehingga mereka dapat menerapkan pola konsumsi yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan.

